RSS

Arsip Tag: kaya

Kesejahteraan Hidup (Bagian 1)

Kali ini saya akan membahas mengenai kesejahteraan hidup. Bahasan yang cukup alot dewasa ini melihat perkembangan masyarakat. Semua masyarakat ingin hidup sejahtera. Nah di tulisan ini saya mau mengulas mengenai konsep kesejahteraan dan mungkinkah semua orang hidup sejahtera.

Berbicara mengenai kesejahteraan tidak terlepaskan dengan konsep rejeki. Masing-masing orang sudah ada rejekinya masing-masing, begitu yang diajarkan oleh agama. Apakah sesederhana itu ????

Ternyata tidak, ALLAH SWT tidak serta merta memberi rejeki turun dari langit tetapi melalui perantara orang lain juga. Nah disini serunya, ternyata rejeki kita berkaitan juga dengan rejeki orang lain. Ko bisa begitu??? Baik akan saya jelaskan.

Andaikata saya memiliki penghasilan sebesar 10 juta yang berasal dari gaji PNS 5 juta dan praktek pasien sakit 5 juta. Dalam sebulan maka uang itu akan mengalir 1 juta ke pom bensin, 4 juta cicilan bank, 2 juta bule sayur, 2 juta warung makan, 200 ribu tukang jual pulsa. Maka dapat diartikan dalam rejeki saya terdapat rejekinya bule sayur. Selanjutnya berantai lagi dalam rejekinya bule sayur terdapat rejekinya tengkulak sayuran. Dalam rejekinya tengkulak sayur terdapat rejekinya petani sayur. Dalam rejekinya petani sayur ada rejekinya penjual pupuk. Andaikata penjual pupuk sakit dan berobat ke saya maka dalam rejekinya penjual pupuk ada rejekinya saya. Kejadian sesungguhnya lebih rumit dan berkaitan satu sama lain bagaikan benang ruwet.

Rejeki tersebut berputar putar, bisa jadi duit sepuluh ribuan yang kita pegang telah melewati 1000 tangan dalam hal ini rejeki untuk 1000 orang sebelum sampai ke tangan kita. Hmmmm disini mulai jelas terjadinya perputaran uang dan perputaran rejeki. Terus bagaimana cara meningkatkan rejeki dari fenomena yang kita bahas.

Cara 1.

Cara pertama adalah dengan mempercepat perputaran rejeki.

Artinya mempercepat perputaran uang. Ambil contoh misal saya punya uang 50 juta, dalam 3 bulan awal saya cuma simpan di dalam rumah tidak saya apa apakan. Ini berarti uang tidak berputar dan rejeki tidak berputar dan tidak ada efeknya terhadap tambahan rejeki saya. Andaikan uang itu saya belikan tanah, maka uang pindah ke penjual tanah dan jadi rejeki penjual tanah. Penjual tanah nikahkan anaknya jadi uangnya pindah untuk biaya resepsi (ke tukang dekorasi nikahan). Tukang dekorasi beli bahan kain ke tukang kain. Tukang kain sakit berobat ke saya. Nah jadi ada kemungkinan rejeki itu kembali ke kita lagi. Kita dapat untung dobel dapat tanah seharga 50 juta dan dapat jasa berobat 30 ribu (rejeki nambah 30 ribu). Jadi ada baiknya kita tidak menimbun rejeki. Sebaiknya kita putar lagi rejeki bisa dalam bentuk usaha, investasi, modal kerja, dsb. Jika kita terlalu takut untuk investasi sebenarnya dengan menabungkan uang di bank termasuk bermanfaat karena uang tabungan di bank akan berputar juga dalam bentuk kredit di masyarakat.

Cara 2.

Cara kedua adalah dengan masuk ke dalam arus rejeki yang deras.

Artinya memperbanyak rejeki orang yang melewati kita. Ambil contoh seorang pengusaha memiliki 1000 orang karyawan maka rejeki 1000 orang karyawan itu melewati pengusaha tersebut. Jika satu pekerja rejekinya 3 juta sebulan, maka pengusaha tadi kelewatan rejeki 3 milyar sebulan. Disini saya sebut kelewatan karena uang tadi hanya sebentar dimiliki pengusaha tetapi tetap saja pendapatan pengusaha tadi sebulan minimal 3 milyar meskipun pengeluarannya juga besar. Ini bisa diterapkan dalam konsep keluarga ambil contoh kepala keluarga bekerja untuk menghidupi 4 orang anak maka rejeki 4 orang anak akan melalui bapaknya. Dengan kata lain penghasilan bapaknya akan besar. Ini juga yang menjadi dasar kepercayaan orang banyak anak banyak rejeki dan ALLAH SWT akan mencukupkan rejeki buat masing-masing manusia. Ini juga yang mendasari kita disuruh untuk memperbanyak sedekah, karena rejeki rejeki orang yang kita sedekahi tentunya melewati kita. Dalam konsep cara kedua ini terlihat bahwa orang yang kaya bukan berarti mereka memiliki uang cash yang banyak tetapi rejeki banyak orang terkumpul melewati satu orang tersebut. Banyak kita lihat orang kaya di dunia ambil contoh Mark Zuckerberg kalau dilihat dia salah satu orang terkaya di dunia tapi bukan kita membayangkan dia punya duit cash satu kamar. Kekayaannya berada dalam bentuk saham dan investasi di banyak perusahaan yang artinya rejeki semua pegawainya melalui dia. Hal ini yang mendasari fakta bahwa kalau mau kaya harus jadi pengusaha bukan PNS, TNI/POLRI, atau pegawai biasa.

OK sampai disini dulu, bahasannya akan dilanjutkan lagi ke bagian 2

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 September 2017 in Kajian, Kehidupan, Uncategorized

 

Tag: , ,

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  • Iklan