RSS

Berita Duka : Pilkada Dipilih DPRD

04 Okt

Berita duka kita dengar beberapa hari yang lalu. Akhirnya, zaman pemilihan pemimpin langsung oleh rakyat telah berakhir. Tentunya ini menjadi kekecewaan sebagian besar rakyat Indonesia karena tidak dapat dipungkiri bahwa pilkada langsung telah mengajarkan banyak hal baik untuk rakyat maupun untuk elit politik.

image3s

Dari sisi rakyat, pilkada langsung membuat rakyat menjadi aktor utama dalam memilih pemimpin mereka, sebelumnya mereka hanya menjadi penonton dimana pemimpin dipilih oleh elit politik. Rakyat yang menilai, apakah calon pemimpin betul betul memimpin untuk kepentingan rakyat, untuk kesejahteraan rakyat, atau hanya sekedar memperkaya diri sendiri atao kroninya.

Dari sisi pemimpin, pilakda langsung membuat mereka harus selalu mendengar aspirasi rakyat, mengerti kebutuhan rakyat. Mereka aknan mempertanggungjawabka kepemimpinan mereka langsung ke rakyat. Jadi rakyat yang akan menilai, apabila kepemimpinannya kurang baik maka di pilkada selanjutnya tentu rakyat tidak akan memilih mereka lagi.

Tercabutnya hak politik rakyat ini banyak didengungkan dimana pihak pelaku pencabutan tersebut berdalih bahwa pilkada langsung boros anggaran. Ini tentu kita sadari, pilkada langsung butuh biaya besar dalam prosesnya, dari pencetakan kertas suara, maupun biaya penyelenggara pemilu. Tapi apalah artinya semua biaya itu jika dibandingkan akan lahirnya pemimpin yang betul betul dekat dengan rakyat. Alasan bayaknya pemimpin yang terjerat kasus korupsi jangan dijadikan alasan, karena pilkada tidak langsung justru rawan timbul korupsi, dimana bisa timbul politik dagang sapi, dimana anggota dewan dan pemimpin saling bagi bagi anggaran.

Kita lihat banyak pemimpin berintegritas yang muncul dari pilkada langsung, seperti Joko Widodo, Risma, dll, yang betul betul memimpin untuk mensejahterakan rakyat. Justru kita lihat pendukung pilkada tak langsung yang selama ini didengungkan oleh partai Koalisi Merah Putih ternyata memiliki niat terselubung, yaitu membentuk koalisi di sleuruh wilayah Indonesia agar semua pilkada dimenangkan kelompok mereka. Benar apa yang dikatakan oleh pengamat politik, bahwa arah demokrasi Indonesia menuju Pilkada tidak langsung menimbulkan oligarki politik, dimana dikuasai oleh Koalisi Merah Putih.

Saya jadi ngeri, jikalau KMP ini selanjutnya akan membuat pemilihan Presiden menjadi tidak langsung, wah, bahaya sekali, akan kembali ke jaman orde baru.

Mari kita semua mendukung pilkada langsung oleh rakyat, jangan biarkan kita dikibulin oleh para elit politik. Rakyat sekarang sudah cerdas memilih, mana pemimpin yang baik dan mana yang tidak. Trims………

download

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Oktober 2014 in Kata Redaksi

 

Tag: , ,

One response to “Berita Duka : Pilkada Dipilih DPRD

  1. necel

    4 Oktober 2014 at 12:24 pm

    Berita terbaru, bahwa Presiden SBY mengeluarkan perppu untuk menjegal pilkada tidak langsung. Apakah ini hanya sekedar menarik simpati atau memang bener bener mendukung demokrasi, kita lihat saja, semoga perppu ini lolos dan kemenangan untuk pilkada langsung

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: