RSS

Kehamilan Abdominal

04 Nov

Kehamilan normal sangat didambakan oleh semua calon ibu tetapi kadangkala kenyataan yang terjadi tidak sesuai seperti yang diharapkan. Salah satu permasalahan adalah tempat konsepsi. Tempat konsepsi tidak sesuai yang seharusnya (kavum uteri) menyebabkan masalah yang berpotensi mengancam nyawa. Salah satunya adalah kehamilan abdominal.

Kehamilan abdominal menjadi masalah serius karena sebagian besar diagnosis kehamilan abdominal tidak dibuat pada waktu pasien pertama kali datang. Meskipun terdapat beberapa petunjuk dan alat bantu diagnostik seperti ultrasonografi, foto Roentgen dan uji pitosin, diagnosis kehamilan abdominal sangat tergantung apakah ada pemikiran terhadap kemungkinan kehamilan abdominal. Kesalahan diagnosis berkisar 50% sampai dengan 90%.

2.1. Definisi Kehamilan Abdominal

Kehamilan ektopik adalah kehamilan, dengan ovum yang dibuahi, berimplantasi dan tumbuh tidak di tempat yang normal yakni dalam endometrium kavum uteri. Salah satu jenis kehamilan ektopik adalah kehamilan abdominal. (1) Kehamilan abdominal adalah kehamilan ektopik yang berimplantasi pada rongga peritoneum selain kehamilan tuba, ovarium, dan ligamenter.

 

2.2. Insidensi Kehamilan Abdominal

Angka kejadian kehamilan abdominal berbeda-beda. Rahman dkk (1981) mendapatkan angka kejadian 1 dari 10.200 kelahiran. Di Amerika Serikat antara tahun 1970-1983 terdapat 10,9 kehamilan abdominal/100.000 kelahiran hidup dan 9,2 kehamilan abdominal/1000 kehamilan ektopik.

 

Faktor Resiko

Faktor resiko terjadinya kehamilan abdominal sama dengan kehamilan ektopik secara umum.

–       Faktor Tuba

Kehamilan ektopik 5-10 kali lebih sering pada perempuan yang menderita salpingitis. Pada perempuan dengan kehamilan ektopik, lebih dari 50% telah memiliki salpingitis sebelumnya dan pada sebagian besar pasien ini tuba yang tak terlibat biasanya normal. Riwayat operasi pada tuba seperti ligasi tuba juga turut menyumbangkan angka kehamilan ektopik sebesar 16-50%. (4)

–       Abnormalitas zigot

Abnomalitas zigot yang pernah dilaporkan sebagai penyebab kehamilan ektopik seperti kelainan kromosom, melformasi umum, defek neural tube. Pathogenesis terjadinya kehamilan ektopik dihubungkan bahwa abnormal preembrio ini juga menghasilkan implantasi ektopik atau abnormal

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 November 2010 in Kajian, kedokteran, Pengetahuan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: