RSS

Islam dan Dunia Kedokteran

30 Jun

Kemajuan ilmu kedokteran merupakan bagian dari perkembangan teknologi dewasa ini. Penelitian yang menggunakan manusia sering ditemui dalam penelitian-penelitian terbaru. Salah satu yang berkembang pesat adalah dalam hal teknologi reproduksi buatan.

Awalnya reproduksi buatan dilakukan pada hewan dan tumbuhan dalam rangka produksi bibit unggul untuk pangan manusia. Kemudian berlanjut ke penggunaan reproduksi buatan pada manusia yang pada awalnya digunakan untuk mengatasi masalah infertilitas (kemandulan). (1)
Masalah hangat yang berhubungan dengan reproduksi buatan antara lain bayi tabung, kloning, dan bank sperma. Permasalahan baru tersebut masih menjadi pro kontra di masyarakat termasuk masalah pandangan hukum Islam mengingat belum ditemukannya tekhnik reproduksi buatan pada zaman Rasullullah Muhammad SAW. Akibatnya hukum Islam mengenai tekhnik reproduksi buatan tidak secara jelas tercantum di dalam Al Quran dan As Sunnah dan membutuhkan proses ijtihad sebagai cara penentuan hukumnya.

Salah satu masalah tersebut adalah mengenai bank sperma. Bank sperma merupakan proses penampungan sperma sementara agar dapat dipergunakan kembali di kemudian hari (2). Bank sperma telah terdapat di Colorado Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, India, bahkan China. Meskipun belum terdapat di Indonesia tetapi telah banyak pembahasan di kalangan umat Islam. Pembahasan yang terjadi tidak hanya dari segi agama saja melainkan juga mencakup undang-undang maupun etika kedokteran.

Islam memperhatikan masalah keturunan (nasab) menjadi sesuatu yang penting. Kejelasan nasab seseorang dalam Islam bermanfaat baik dalam hal pernikahan maupun dalam penerus silsilah keluarga. Adanya permasalah seperti bank sperma yang berhubungan dengan cara memperoleh keturunan memiliki pengaruh dalam kehidupan bermasyarakat dan anak hasil bank sperma tersebut. Untuk itulah diperlukan adanya hukum yang jelas terhadap bank sperma agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat. Proses ijtihad yang baik dan benar menjadi kunci jawaban menyelesaikan masalah ini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Juni 2009 in Kajian, Kata Redaksi, kedokteran

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: