RSS

Kepuasan Tersendiri

01 Apr

Perasaan setelah kita melalui hari-hari lelah memang tidak terkira. Ibarat sudah lepas dari telur di ujung tanduk, begitu dapat diistilahkan. Setelah sekian lama bergulat dengan kesibukan yang tiada henti akhirnya dapat lega untuk sejenak. Memang masih banyak hal yang harus dikerjakan tetapi agak sudah tenang dengan berkurangnya sedikit beban selama ini. Ini memang namanya sengsaranya kuliah di kedokteran. Harus capek, kalo ga capek ga dapet feelnya kuliah.
Semakin naik tingkat memang semakin penuh sesak agenda yang harus dijalani, tapi mau apa lagi, namanya juga kewajiban, ya harus dilakukan. Untunglah ada pengobat semuanya yaitu yayang yang setia menemani. Memang untung ada pendamping, kalo capek ya bisa dibantu, istilahnya sama-sama berbagi. Kasian juga kalo belum punya pendamping, tapi ya tidak tahulah, pastinya mereka punya cara tersendiri mengatasinya.
Di masa padat kegiatan, akhirnya terasa sekali manfaat handphone. Dapat berkomunikasi tanpa harus wira-wiri kesana-kemari, mempermudah kontak dengan siapa saja. Mau yang telpon ataupun sms, semua sekarang serba murah. Keandalan HP lagi-lagi diuji, dalam hal ketahanan batere dan kejarangan hang. Termasuk masalah motor sebagai transportasi, harus tahan banting, negagas terus direm lagi, belok kanan, harus mantap disegala kondisi.
Ketahanan mental juga salah satu hal penting dalam melalui hari berat. Kekuatan sabar sangat teruji. Kadangkala jika kita terlalu sering mengalami hal ini, kadar kesabaran kita akan semakin kebal. Tapi ingat jangan sombong karena seperti istilah sepandai-pandai kelinci melompat maka dapat jatuh juga. Jadi tetep semuanya dilalui dengan sungguh-sungguh dan tetap low profile. Intinya belajar terus dari pengalaman, baik pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 1 April 2009 in Kata Redaksi, Kehidupan

 

One response to “Kepuasan Tersendiri

  1. dewimeira

    14 Agustus 2009 at 2:03 am

    duiole…enak banget kawan ada yang selalu setia ketika dibutuhkan dan selalu mengeti kita. kawan…benar sih kita jadi bisa mudah untuk melakukan semuanya karena ada orang yang pengertian dengan kita. tapi….janganlah kita mudah menyerah, sedikit-dikit tolong… karena buat kita jadi tergantung dengan orang lain. kalo sewaktu-waktu kita sendiri, jauh dari mereka dan kita sedang butuh mereka….kita bakal kebingungan. jadinya….kita kudu bersyukur dan yakin dengan kemampuan kita sendiri kawan.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: