RSS

Iklan Jodoh

19 Des

Maraknya jenis iklan yang berhubungan dengan masalah perjodohan dewasa ini perlu kita cermati dengan baik. Dengan tarif premium yang notabene mahal dapat menjebol pulsa pengguna. Apalagi dengan keharusan melakukan registrasi terlebih dahulu yang juga bertarif premium menjadikan pengguna harus mengirim sms lebih dari satu kali. Lalu dari sisi pengguna apakah semua pengguna merasa dirugikan. Kalo dipikir, orang yang menggunakan layanan ini butuh informasi mengenai masa depannya. Masalah timbul adalah apakah informasi yang didapat ini benar dan dapat dijadikan pegangan.
Materi perjodohan merupakan hal yang tidak dapat diprediksi, karena termasuk menebak-nebak berdasarkan pengalaman. Apapun bentuknya apakah itu primbon ataukah feng shui menurut penulis merupakan buatan manusia hasil dari pengamatan kehidupan masyarakat selama berpuluh bahkan beratus tahun. Jadi bisa disebut sebagai penelitian epidemiologi manusia secara tradisional. Pengamatan ini menghasilkan suatu ketentuan berupa hipotesa yang bisa benar atau bisa tidak.
Apalagi menimbang bahwa jodoh, rejeki, dan kematian tidak ada yang tau selain ALLAH jadi manusia hanya bisa mengusahakannya. Tetapi apakah mencari tau lewat iklan jodoh dapat dikatakan berusaha. Pertama iklan jodoh bersifat 2 macam: iklan yang membuat suatu komunitas yang dapat berkenalan satu sama lain antara anggota kemudian diharapkan ada anggota yang menemukan jodohnya di komunitas ini dan ada juga jenis yang mencari tau berapa persen kecocokan kita dan pasangan sekarang. Iklan jenis pertama tidak ada bedanya dengan berkomunikasi antar manusia, iklan hanya sebagai sarana pembantu saja. Iklan jodoh ini tentu bermanfaat bagi masyarakat, sama halnya denga chatting ataupun friendster/facebook. Iklan jenis kedua patut diwaspadai karena dapat mempengaruhi pemikiran seseorang terhadap masa depan hubungannya sekarang. Kemudian iklan jenis ini berpotensi menentukan masa depan secara gambling meskipun pihak penyelenggara memberikan garansi bahwa produknya dapat dipercaya. Tetapi seperti penulis katakan, acuan dari penentuan jodoh tidaknya seseorang dengan cara ini (pendekatan nama atau tanggal lahir) adalah melalui penelitian epidemiologi. Bahkan penelitian epidemiologi yang paling canggih sekalipun tetap memberikan suatu toleransi bagi nilai error. Jadi keakuratannya tidak pernah mencapai 100%. Nilai error akan semakin besar jika data tidak dilakukan koreksi misal akibat perubahan keadaan masyarakat dan pergeseran pilihan masyarakat akan pilihan hidupnya. Munculnya kaum pebisnis dan hiburan yang pesat menjadikan orientasi seseorang dalam mengarungi kehidupan berumah tangga tidak harus mengutamakan keserasian atau kesesuaian antar suami istri. Kepuasan seseorang tidak hanya dinilai dari memiliki istri yang pengertian, emngikuti kemauan suami, dll. Banyak kepuasan lain pada jaman sekarang selain itu.
Kesimpulanya, kisah cinta anda adalah unik dan bersifat individual bagi masing-masing pasangan. Anda yang paling tau keadaan hubungan anda saat ini dan apa yang anda mau ke depannya. Iklan kecocokan jodoh hendaknya tidak dijadikan pegangan untuk mengambil keputusan, hanya komunikasi antar pasangan yang sebaiknya sebagai dasar pengambilan keputusan. Ambillah keputusan dengan bijak karena hidup dan waktu tidak dapat diputar ulang, meskipun akan muncul penyesalan tapi yakinlah kita harus bersyukur apa yang telah terjadi meskipun itu sebuah penyesalan di kehidupan kita.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Desember 2008 in Kajian, Kata Redaksi

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: