RSS

Pilkada dan Demokrasi

12 Mei

Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) adalah sarana pesta demokrasi untuk mewujudkan keadaan sejahtera masyarakat. Dalam pilkada bertarung para putra terbaik daerah untuk menjadi yang paling unggul. Tetapi disisi lain ada juga yang mencela akibat seringnya terjadi kericuhan dalam pilkada sampe2 ada yang menyebut pilkada adalah buatan orang luar negeri untuk menghancurkan Indonesia. Bagi saya pendapat seperti ini berasal dari orang yang tak tahu esensi dari pilkada. Dalam pilkada ditentukan pemimpin daerah yang akan membangun daerah disitu, jadi harus benar2 memilih pemimpin yang memihak rakyat.
Pilkada mengandung inti dari demokrasi dimana pemerintahan berasal dari dan untuk rakyat. Sistem inilah yang cocok untuk masyarakat ditengah keadaan banyaknya perbedaan pendapat. Dengan wadah demokrasi semua pihak dapat mengeluarkan janji2nya dan visi misi tentunya yang harus dibuktikan secara riil. Secara de facto sebenarnya proses demokrasi di Indonesia telah berlangsung sejak dulu, hanya saja dulu demokrasi hanya sebagai mainan para elit politik dimana suara rakyat hanya menjadi kendaraan bagi elit penguasa untuk melegalisir kekuasaannya. Dulu dimana rakyat digiring untuk menggolkan tujuan penguasa. Inilah yang menyebabkan demokrasi dianggap gagal oleh beberapa orang yang ingin mengganti sistem tersebut.
Mengapa demokrasi penting? Karena pada zaman sekarang semua orang mengaku yang paling benar. Jika hanya didasarkan pada segelintir orang untuk mengambil keputusan maka akan timbul ketidakpuasan dari pihak yang lainnya, ibarat dalam Islam saja terdapat banyak mahzab dan aliran yang semuanya mengaku yang paling benar. Lalu siapakah yang paling benar, apa mungkin semuanya adalah benar, itu yang patut dicermati. Sepanjang tidak menyangkut aqidah, sistem demokrasi masih mumpuni mengatasi permasalahan manusia.
Ada pula anggapan salah yang menganggap demokrasi tidak boleh diterapkan karena hasil budaya barat. Ini salah besar karena bertitik tolak hanya dari satu sisi. Demokrasi tidak bertentangan dengan Islam, dunia timur, DSB. Demokrasi bersifat universal, bukan miliki siapa2. Apalagi di setiap belahan bumi timbul varian2 demokrasi yang berbeda-beda disesuaikan dengan kultur masyarakatnya. Ini pula yang terjadi di Indonesia. Jika dicermati demokrasi yang siterapkan di Indonesia, nilai2nya tidak bertentangan dengan nilai ketimuran khas Indonesia dan nilai2 Islam. Dalam demokrasi Indonesia, yang namanya berganti dari dulu (demokrasi liberal, demokrasi terpimpin, demokrasi Pancasila) memang berubah dalam mencari mana metode yang pas untuk Indonesia. Dan hasilnya adalah demokrasi yang sekarang diterapkan. Meskipun banyak terjadi kericuhan sebagai contoh dalam Pilkada tetapi tidak masalah demi mencapai hal yang diidamidamkan, kesejahteraan masyarakat. Ibarat kita memancing, kita rela mengorbankan umpan, cacing demi mendapatkan ikan yang tentu lebih bernilai. Jadi, harapan Necel, jangan pesimistis dengan kejadian Pilkada yang banyak rusuh, ambil positifnya, toh kejadiaanya hanya beberapa bulan setelah Pilkada saja (sebagian besar) setelah itu terserah anda.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Mei 2008 in Uncategorized

 

Tag: ,

2 responses to “Pilkada dan Demokrasi

  1. lovepassword

    27 Juni 2008 at 3:00 pm

    @Demokrasi tidak bertentangan dengan Islam, dunia timur,dll .

    Bisa anda sebutkan alasannya mengapa anda berpendapat demikian ?

     
  2. necel

    18 Oktober 2008 at 8:10 am

    Karena pada dasarnya di Islam jika terdapat suatu peredaan maka cara yang ditempuh adalah saling berdiskusi mengenai masalah tersebut dengan dasar-dasar yang bersumber dari Al Quran dan Hadist. Khusus mengenai pemimpin, cara yang paling pas adalah dengan pemilihan umum, disini pemilu lebih baik dibanding dengan sistem kerajaan karena pelimpahan kekuasaan pada kerajaan bersifat mutlak sedangkan pada pemilu maka rakyat dapat memilih mana pemimpin yang memang benar2 terbukti

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    %d blogger menyukai ini: