RSS

Proposal Penelitian

28 Jun

Balikpapan sebagai pintu gerbang wisata Kalimantan Timur dan Regional Kalimantan mempunyai visi sebagai Kota Industri, jasa, perdagangan, dan pariwisata yang mengoptimalkan fungsinya sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition). Industri jasa pariwisata merupakan salah satu industri jasa yang berkembang sangat pesat dan memegang peranan penting dalam bidang perekonomian. Bahkan tidak jarang Negara maju manggantungkan sector ekonominya di bidang pariwisata. Sebagai contoh Singapura yang sangat mengandalkan dan terus mengembangkan sector ekonominya dari bidan pariwisata, terutama dalam bidang perjalanan wisata.
Industri jasa perjalanan wisata merupakan industry jasa yang sangat mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan para pelanggannya. Sarana transportasi merupakan alat yang memegang peranan penting dalam jasa perjalanan, karena sarana transportasi sangat dibutuhkan oleh pengguna jasa perjalanan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Transportasi memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan manusia. Transportasi terus berkembang dari tahun ke tahun. Arti dari transportasi adalah alat atau sarana yang membantu orang untuk berpindah ke tempat yang berbeda. Para archeologist percaya terhadap penemuan transportasi buatan manusia dimulai salah satunya di sekitar Mesopotamia atau Asia, sekitar tahun 4000 – 3500 SM oleh penemuan para tokoh. Berdasarkan point ini, manusia memiliki waktu yang panjang sejak menjinakkan kuda dan menggunakannya untuk sarana transportasi. Tetapi penemuan para tokoh tersebut akhirnya membuat manusia utnuk dapat mengembangkannya menjadi lebih modern yang praktis digunakan.
Sarana transportasi yang banyak digunakan oleh para pelaku perjalanan wisata adalah sarana transportasi udara (pesawat udara). Pesawat udara merupakan sarana angkutan berteknologi tinggi dan sangat terkenal di dunia. Pesawat udara dapat menempuh jarak ribuan kilometer dalam waktu yang singkat, bahkan pesawat udara dapat mencapai tempat yang berada di benua berbeda dalam hitungan jam. Pesawat memiliki beraneka jenis mulai dari ukuran yang paling kecil hingga ukuran yang paling besar. Selain itu, pesawat juga dibedakan atas fungsinya, ada yang difungsikan untuk tujuan komersial maupun yang difungsikan secara non-komersial. Dewasa ini pesawat udara lebih banyak difungsikan untuk tujuan komersial karena semakin hari semakin banyak orang yang memanfaatkan jasa angkutan udara untuk melakukan perjalanan mereka.
Keadaan ini mendorong semakin banyaknya perusahaan penerbangan komersial yang berdiri. Perusahaan penerbangan komersial ini ada yang melayani khusus penerbangan domestic dan ada pula yang khusus melayani penerbangan internasional. Setiap perusahaan penerbangan harus memiliki staf professional yang telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan khusus tentang penerbangan. Para staf ini juga harus mengetahui dan bekerja berdasarkan prosedur atau aturan yang telah ditetapkan baik oleh perusahaan penerbangan masing-masing maupun oleh organisasi penerbangan yang menaunginya. Prosedur atau aturan pada perusahaan penerbangan domestic berbeda dengan prosedur yang berlaku pada perusahaan penerbangan internasional. Prosedur yang berlaku pada penerbangan internasional umumnya lebih complex dibandingkan dengan prosedur penerbangan domestic. Hal ini disebabkan penerbangan internasional berkaitan erat dengan kerjasama luar negeri antar negara. Selain itu penerbangan internasional menangani penumpang dari berbagai negara yang memiliki karakteristik dan latar belakang budaya yang berbeda. Hal ini menuntut para staf untuk dapat bekerja dengan sebaik-baiknya berdasarkan prosedur penerbangan internasional tentang penanganan penumpang yang telah ditetapkan oleh IAIA (International Air Transport Association) sebagai organisasi penerbangan internasional yang menaungi perusahaan penerbangan internasional. Prosedur-prosedur ini dimaksudkan untuk menghindari kesalahan dalam penanganan penumpang yang menggunakan jasa penerbangan.
Dewasa ini dalam pelaksanaan penanganan penumpang internasional masih ditemukan kesalahan baik yang disebabkan oleh kesalahan teknis maupun kesalahan manusia (human eror). Beberapa masalah yang sering terjadi dalam penanganan penumpang internasional antara lain : kesalahan dalam pembuatan reservasi dan penulisan tiket, kesalahan memberikan informasi pada penumpang, missing bagasi, pesawat dating tidak tepat waktu dan sistem komputer yang tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Umumnya kesalahan-kesalahan itu disebabkan oleh mis-communication antara staf dengan penumpang sehingga penumpang tidak mendapatkan fasilitas dan pelayanan seperti yang diinginkan. Selain itu, kesalahan dapat disebabkan staff ingin memberikan pelayanan yang cepat kepada penumpangnya sehingga melupakan prosedur yang seharusnya dijalankan. Satu kesalahan dalam penanganan penumpang baik pada saat reservasi, check in, maupun boarding dapat menghambat proses penanganan penumpang lainnya. Hal ini juga berdampak pada pelaksanaan tugas dan kinerja unit-unit lainnya dalam proses penanganan penumpang.
Staf seharusnya memperhatikan dan menjalankan prosedur penanganan penumpang internasional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai airliner dalam rangka menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti di atas. Penangan penumpang internasional tidak hanya mengutamakan kecepatan pelayanan tetapi juga harus memperhatikan ketepatan dan kecermatan dalam memberikan pelayanan pada penumpangnya sehingga para penumpang memperoleh pelayanan sesuai dengan keinginan mereka. Penanganan penumpang berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan merupakan salah satu cara untuk memperkecil tingkat kesalahan kerja para staf terutama dalam prosedur penanganan penumpang internasional. Prosedur-prosedur yang telah ditetapkan dimaksudkan untuk mengatur semua tindakan dalam proses penanganan penumpang internasional agar lebih teratur dan terencana dalam pelaksanaannya. Prosedur ini juga dimaksudkan untuk mempermudah para staf dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada penumpang. Selain prosedur kerja untuk karyawan, juga perlu diperhatikan standar operasional sistem dan peralatan yang digunakan oleh perusahaan penerbangan dalam memeberikan pelayanan kepada penumpangnya. Semua sistem dan peralatan harus selalu dijaga agar tetap dalam kondisi baik sehingga tidak menghambat dalam proses penanganan penumpang internasional.
SilkAir merupakan salah satu perusahaan penerbangan bertaraf internasional yang melayani penerbangan internasional secara teratur (schedule flight service). Sebagai salah satu perusahaan penerbangan internasioal, SilkAir memberikan pelayanan yang sama kepada penumpangnya seperti pelayanan yang diberikan oleh perusahaan penerbangan internasional lainnya. Untuk itu, SilkAir telah mempersiapkan para stafnya dengan pengetahuan dan keterampilan khusus mengenai Prosedur Penanganan Penumpang Internasional. Para staf dutuntut untuk mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya secara langsung maupun tidak langsung kepada penumpangnya. Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, para staf berpedoman pada standar prosedur penangan penumpang internasional yang telah ditetapkan oleh kantor pusat Silk Air di Singapura dan telah mendapat lisensi dari IAIA sebagai organisasi penerbangan internasional. Selain itu, SilkAir juga benar-benar memperhatikan kondisi sistem dan peralatan yang digunakan tetap terjaga kondisinya dan layak untuk digunakan dalam suatu penerbangan internasional. Pelaksanaan pengawasan dan pemeliharaan sistem dan peralatan berdasarkan pada standar operasional penerbangan internesional.
Penulis telah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada SilkAir (S) Pte. Ltd Balikpapan selama 2 bulan (29 Januari – 30 Maret 2007) dimana penulis melakukan observasi dan terjun langsung dalam proses Penanganan Penumpang Internasional yang telah ditetapkan dan dilaksanakan para staf SilkAir Balikpapan. Dalam melaksanakan tugasnya, para staf berpedoman pada standar prosedur penangan penumpang internasional yang telah ditetapkan oleh kantor pusat Silk Air di Singapura dan telah mendapat lisensi dari IAIA sebagai organisasi penerbangan internasional. Oleh sebab itu, penulis ingin mengetahui Prosedur Passenger Handling International yang dilakukan SilkAir Balikpapan.

About these ads
 
1 Komentar

Posted by pada 28 Juni 2009 in JURNAL

 

One response to “Proposal Penelitian

  1. risa

    13 April 2013 at 5:20 pm

    Tolong minta referensi buku tentang prosedur donk, penting kirim k email risa.lutfiana@gmail.com pliiiiissss penting bgt,

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Daisypath Happy Birthday tickers
  • Daisypath Anniversary tickers
  •  
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: