Traffik Internet
Ditulis oleh necel di/pada 21 Maret 2008
Dewasa ini internet bukan barang asing. Peredarannya sama kayak uang aja, rame. Kalo kita lihat dimana2 udah banyak warnet (warung internet), blog/webnya berbahasa Indonesia juga banyak. Tak heran ini jadi ladang subur menangguk rupiah dari jemari orang browsing internet. Yang untung ya penyedia jasa (IP/internet provider), pengusaha warnet, yang tidak kalah ya pemasangan iklan di internet juga untung. Traffik internet indonesia seperti dilihat pada traffik dari IIX II (Indonesia Internet Xchange) sudah mencapai 100Mbps. Ini ditunjang dengan masyarakat Indonesia yang banyak berpotensi menjadi konsumen internet. Anak2 jumlahnya lebih banyak dari dewasa dan mereka akan jadi bibit pengguna internet.
Banyak pula paket untuk menjadi kaya melalui internet yang sistemnya mirip MLM. Lalu bagaimana biar kita bisa masuk perputaran internet ini dan menangguk duit. Ibarat berusaha juga perlu modal, baik modal dana dan modal keahlian. Keahlian yang dimaksud adalah keahlian teknologi informasi (guru saya pernah berkata bahwa dimasa datang bidang pekerjaan yang berkembang pesat ya bidang teknologi informasi, transportasi, pariwisata). Saya kagum dengan orang yang bisa bikin program berguna kemudian dijual di internet dan dapat duit. Sayangnya sebagian besar orang itu adalah orang asing. Padahal orang Indonesia punya potensi.











